Sabtu, 31 Desember 2011

New Year!

Finally, the new year's coming!! 2012, man!! Yup! It's time to live our new life!!


Ahaa!!! New year's really coming~~ 00.00 am bro!

Okay, from today, I'll try to live my new life! Yes! The spirit of Black and Barry~!!

New year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's comingNew year's coming............................................................................................................................................


NEW YEAR'VE ARRIVED~!! XDD

Pokemon Black Pearl and White Diamond

Pertama saya hanya ingin mengatakan bahwa saya sedang berbahagia, dan saya juga mau meminta izin kepada Game Freak dan para pengurusnya untuk mem-publishkan ini.

Ini benar-benar cerita yang saya pikir sendiri, tapi menggunakan tokoh-tokoh dari Pokemon Platinum dan Black & White Version.

Saya persembahkan cerita ini kepada penggemar-penggemar pokemon, Khususnya Agnes Natashya, dan Sena Bing Rachman.

Silakan membaca, enjoy!

Cerita ini dimulai dari seorang Champ dari Unova Region, Black, yang sedang berada gedung peristirahatan sebelum melanjutkan perjalanan. Dia membaca keterangan yang tertulis di Electronic Board (biasanya menyajikan informasi mengenai tempat yang akan dikunjungi selanjutnya). "... Rayzle Village?" Baru kali ini dia mendengar tempat yang bernama Rayzle, dan itu adalah nama sebuah desa. Black merasa penasaran, dan mungkin disana dia bisa menemukan Pokemon baru, sehingga dia mempersiapkan Pokedex-nya (alat untuk merekam data pokemon yang dilihat pemiliknya). Sambil berjalan, dia mendengar sebuah suara yang berteriak, "DESA RAYZLE!! AKU DATAAANG~~" dengan bunyi tambahan yaitu bunyi hentakan kaki yang sedang berlari. Black merasa penasaran siapa yang berteriak itu. Saat menoleh kebelakang, orang yang berteriak tadi menabrak Black dengan tidak sengaja.

Mereka mengeluh kesakitan karena bahu mereka terbentur satu sama lain.

"Hei, kalau jalan lihat-lihat dong, dan pelan-pelan juga!" kata penabrak Black. "Justru seharusnya aku yang mengatakan itu kepadamu!" keluh Black. "Ah aku tidak peduli! Kamu didenda!" Orang ini tidak hanya buru-buru, tapi suka mendenda orang dengan sembarangan! "Apa maksudmu!?" Tapi akhirnya orang tadi meninggalkan Black. Black berniat untuk melanjutkan perjalanannya, tapi dia merasa aneh. Seperti ada yang kurang.. Saat dia melihat ke tangannya yang kosong--

"He--? Pokedex-ku mana? Perasaan tadi aku pegang deh...?"

Berpikir sejenak, Black akhirnya tahu bahwa Pokedex-nya tersangkut di sela-sela tas orang yang menabraknya tadi. Black mengira orang itu mencurinya, dan segera menyusulnya. "Hei kamu!! Tungguu!! Kembalikan Pokedex-ku!"

Tidak disangka ternyata jalan menuju ke Desa Rayzle sangat panjang, dan orang tadi berlari dengan kecepatan yang diluar dugaan! Tapi pada akhirnya Black berhasil menghampiri orang itu, dan Black lelah karena harus mengejar orang itu, dan juga harus melewati jalan yang panjang. "H-Hei!" Orang itu tidak menduga kalau Black akan menghapirinya. "Mau apa kau? Membayar dendamu?" "Tidak! Pokedex-ku... Terbawa... Olehmu..!" katanya dengan nafas yang terengah-engah. Orang itu tentunya bingung. Kenapa meminta Pokedex kepada dirinya? Tapi akhirnya Black mengambil dengan paksa Pokedex-nya yang tersangkut di tas orang itu. Kemudian Black baru sadar bahwa dia sudah sampai di Desa Rayzle. Sebelum orang tadi meninggalkan Black, dia meminta orang tadi untuk berkenalan dengannya. "Terserahlah. Aku Barry, dari Sinnoh Region. Kamu?" Black memperkenalkan dirinya kepada Barry, dan mereka merasa bahwa mereka mulai berteman baik.

Di desa, Black bertanya kepada Barry apa yang ingin Barry lakukan di desa ini. "Baiklah, kuberi tahu kamu. Katanya di desa ini, ada sebuah Kuil! Dan di kuil itu pada waktu tertentu Rayquaza akan pergi ke kuil itu! Dan saat itu adalah hari ini! Aku ingin menangkapnya!" Black tentunya kaget. "Kata orang Rayquaza adalah Pokemon yang menjaga keseimbangan dunia (atau juga disebut Pokemon Dewa)," dan Black berniat untuk menghentikan niat Barry itu. Tapi Barry adalah orang yang tidak peduli kepada terhadap lingkungannya, sehingga Barry membantah Black. "Memangnya kamu mau mempertaruhkan dunia hanya demi ini!?" "TERSERAH!" bantah Barry. Akhirnya Black mengalah dan dia baru mnyadari akan satu hal: Seluruh penduduk Desa ini adalah Laki-laki. Karena Black adalah orang yang sangat ingin tahu, dia berpikir keras tentang hal ini, sampai dia tidak memperhatikan lingukungan sekitarnya!

"Hei, coba lihat ini Black!"
Black tidak menjawab karena dia masih berpikir kenapa seluruh penduduk desa terdiri dari laki-laki (bukan berarti Black orang yang mesum)

"Hoi, Black!"
........................

"BLACK!!"
Akhirnya Black tersadar.

"E-Eh?" Barry menjadi bingung dengan kelakuan Black yang aneh. "Ehm... Sungguh, ini hanya hal sepele, jadi kamu tidak perlu tahu," kata Black dengan gugup. 'Ukh, mulai lagi deh, kebiasaanku...' pikir Black dalam hati. Memang ini adalah kebiasaannya, sebagai Trainer yang sangat ingin tahu. Sekali dia menemukan hal yang tidak diketahui, dia selalu berpikir keras tentang hal itu. Untungnya Barry tidak terlalu memikirkan hal ini, dan mulai mengatakan kepada Black bahwa dia ingin memperlihatkan kuil Desa Rayzle itu. Kemudian Black memutuskan untuk ikut serta, tapi kelihatannya ada seorang penduduk yang mendengar percakapan mereka (Terutama percakapan Barry karena dia selalu berbicara dengan suara yang kencang).

'Mereka mau ke kuil..!?' pikir orang itu.

Dia bermaksud untuk mencegah Black dan Barry untuk mengunjungi Kuil itu. Tapi pertama, dia memulainya dengan berbasa-basi dengan Black. "Kamu dari luar?" Black yang mendengar itu langsung menengok kearahnya dan memberitahunya. "O-Oh iya! Salam kenal, aku Black--Dari Unova Region, Champion dari Pokemon League disana!" Kemudian orang itu mengingatkan Black dan Barry bahwa jika mereka memasuki kuil itu, bisa saja mereka dibunuh. 'karena kita dari luar ya..?' pikir Black.

"Nanti, kamu akan mendengar suara Rayquaza yang menolakmu..."
Kata orang tadi.

Tentunya Black dan Barry bingung. Tapi sepertinya Black mengenali orang ini...
"Apa maksudmu!? Memangnya kami bisa mendengar suara Pokemon!?" tanya Barry.

"Tidak bisa dengar, ya? Hm, sayang sekali--" kata orang itu.
"-- Tapi bebas bagimu untuk memilih-- Dibunuh, atau 'pilihan lain'."

Black semakin mengenal orang ini. Barry masih kebingungan dengan kata2 yang dikatakan oleh orang tadi. "Black, Rayquaza telah berbicara kepadaku, bahwa kamu akan dibiarkan. Syukurlah," kata orang itu kepada Black. Dan akhirnya Black benar-benar mengenali orang ini. "Hey! Bagaimana denganku!?" tanya Barry kepadanya (orang tadi). "Kamu? .... Maaf, aku turut bersedih untuk mu," katanya.Barry dan Black langsung kaget. 'Itu berarti--Barry!?' pikir Black. Karena tidak tega membiarkan hal ini terjadi, Black memberanikan diri untuk berbicara pada orang itu. "Hey, N--" Orang tadi kaget.

"Ternyata masih ingat ya, Black?" katanya.
Orang ini adalah N, yang sebelumnya pernah menjadi Raja dari Team Plasma, grup yang jahat di Unova yang berencana untuk mengambil pokemon2 orang lain dan mengatakan bahwa pokemon tidak boleh berada disamping manusia. Tapi N sudah bukan Rajanya lagi, dan Team Plasma sudah tidak ada.
"Sebenarnya aku sudah tidak ingat, tapi aku sangat mengingat gaya berbicaramu tentang "Suara Pokemon" dan sebagainya."

"N...
Apa benar Barry akan dibunuh oleh Rayquaza?" tanya Black.

"Ya, mau diapakan lagi? Ini sudah diputuskan oleh Rayquaza dan tidak bisa ditolak lagi. Lagipula Rayquaza juga memberitahuku, bahwa Barry sendiri yang ingin dirinya dibunuh karena sudah berani mempertaruhkan dunia hanya untuk menangkap pokemon yang menjaga keseimbangan dunia," jawab N. Barry yang mendengar ini langsung memikirkan kata2 yang pernah Black teriakkan padanya. Apakah Barry menyesal? Tidak.
Black meminta N untuk berbiacara pada Rayquaza dan memintanya untuk tidak membunuh Barry. "Aku tidak ingin temanku mati." Tapi N tidak bisa melakukannya, karena dia tau kalau Barry tidak menyesal sama sekali, sehingga pikirnya percuma saja, karena Barry pantas untuk dibunuh. Black hanya bisa menyaksikan N pergi menjauh, dan dalam sekejap dia menghilang...

"Ah, keterlaluan," kata Black kepada dirinya sendiri. Langsung saja Barry mengalihkan pembicaraan, "Hey Black, kamu punya Xtranceiver, 'kan?" tanyanya. Xtranceiver adalah sebuah alat komunikasi yang berbentuk jam tangan, yang bisa digunakan untuk menelepon seseorang dengan menggunakan camera video. "Oh, tentu saja aku punya," kata Black. 'Orang dari Unova harus wajib punya, dong,' pikir Black. Barry menerima Black, begitu sebaliknya. Kemudian Barry mengirimkan nama Black ke Xtranceiver Lucas dan Dawn, teman2nya. "Hei, aku tau kamu khawatir, tapi... Sudahlah, aku benci dikhawatirkan. Tenang saja, aku pasti kembali," kata Barry. Black yang mendengar ini masih ragu bahwa Barry akan kembali dengan selamat. "Kalau ada terjadi sesuatu, aku akan menghubungi Xtranceiver-mu," kata Barry lagi. Akhirnya mereka berangkat ke kuil Desa Rayzle--Kuil Rayqoise.

Dipintu Kuil, Black merasa takut.

"Kenapa, Black? Takut ya?" tanya Barry. "A-Ah, tidak kok!" Padahal dia takut. Tanpa basa-basi, Barry langsung pergi kedalam kuil dan menyuruh Black untuk menunggunya diluar.

Saat menunggu, Black masih memikirkan kata2 N yang mengatakan bahwa Barry akan dibunuh. "Dan tentang aku akan dibiarkan... Aku tidak yakin, dan jadinya aku takut untuk dibunuh.... UKH! Trainer macam apa aku ini...? Tidak hanya tega membiarkan teman sendiri terbunuh, tapi juga takut untuk bertahan hidup--" Tiba-tiba Xtranceiver Black berbunyi. Dia kaget dan melihat Xtranceiver-nya. ".... Unknown? Siapa ini?" Siapakah yang menelepon Black dari Xtranceiver? "Halo?" "Kamu Black ya? Salam kenal--"

"--Aku Lucas, dari Sinnoh Region, Championnya juga."

"Tunggu, bagaimana kamu tau kalau aku Black?" "Ya, kau tau 'kan? Dari Barry," jawabnya. "Oh, kamu temannya Barry?" Lucas adalah Trainer dari Sinnoh Region yang sekarang sedang berada di Unova Region (Barry juga dari Sinnoh dan baru saja meninggalkan Unova ke desa Rayzle). "Oh iya! Tidak ada waktu untuk ini! Black, aku tau Barry tidak bersama denganmu, jadi tolong susul Barry!" Kenapa tiba-tiba? "Aku dengar orang yang masuk ke kuil di desa Rayzle dengan sembarangan akan dibunuh! Aku tidak ingin Barry dibunuh! Jadi tolonglah--" Dan apakah respond Black?

"Um, satu masalah, Lucas--" "Apa itu!?"

"Aku..... Takut--" "APAA!!?"

Black masih takut untuk masuk kedalam... "Ah! Padahal aku mulai percaya padamu!" "M-Maaf, Lucas... Aku juga ingin menyelamatkannya, tapi--" "Cukup! Kalau begitu aku yang akan kesana sendiri!" Xtranceiver Black ditutup, dan Black berbicara pada dirinya lagi, "Huh... Perasaan dari awal cerita aku dimarain terus..."
Sesaat, Black melirik ke langit untuk melihat apakah Lucas sudah mau sampai atau belum, dan beberapa lama kemudian dia mendengar seperti ada sebuah pertarungan dari dalam kuil. Black pastinya panik dan semakin bingung dengan apa  yang harus dia lakukan. Dia hanya berharap, "Lucas, cepatlah....." Atau Barry akan mati. "Pasti sekarang Barry sedang melawan Rayquaza itu. Kuharap dia tidak mati duluan sebelum Lucas datang.."

Pertarungan Barry dengan Rayquaza berlangsung dengan serunya, sampai dia semakin semangat, tapi walaupun begitu, Barry tetap saja tidak mampu untuk melawan Rayquaza. Akhirnya, semua Pokemon milik Barry kalah, dan hanya tinggal Barry saja. "Ah gawat! Semua pokemonku sudah kalah, dan Revive, Max Revive-ku sudah habis! Ti-tidak bisa apa-apa... Lagi--"

Sesaat Black mendengar seseorang berteriak kesakitan, dan dia dilempar, terbentur dinding kuil, dan akhirnya sunyi. "Lh-lho, kok--? Sunyi? Ti-Tidak mungkin--!" Apakah Barry sudah mati?

Tidak lama setelah pertarungan itu berakhir, Lucas datang bersama dengan seorang perempuan. "Ayo cepat Black!" Lucas langsung turun dari Staraptor-nya. Black berusaha untuk berkenalan dengan perempuan yang datang dengan Lucas itu, tapi sepertinya perempuan itu tidak menghiraukan Black dan langsung berlari bersama dengan Lucas. Karena ini, Black ikut berlari kedalam saja, walaupun dia masih merasa sedikit takut.

Didalam, mereka melihat Barry yang sudah tergeletak tak bernyawa dengan darahnya bercucuran. Dalam waktu yang sama, mereka terkejut bukan main. Lucas dan perempuan itu meratapi Barry dengan rasa sedih yang sangat besar, Black pun merasakan kesedihan yang sama. Sungguh kejadian yang menyedihkan.... Barry kalah dalam pertarungannya dengan Rayquaza.

Bagaimanakah kelanjutannya?

BERSAMBUNG....
Maaf bersambung karena saya sudah lelah mengetik. To be continued... -__-" 

Rabu, 07 Desember 2011

Romantic Story Between Shira and Roxas

A romantic story between Shira and Roxas 1#

It begins when Larxene comes visit Shira...
(14:00 P.M.)

Larxene: Hey Shira~~~~!
Shira: Yes... what is it...?? T_T
Larxene: I want to iviteing you to a party in my house~~~~ ^_^
Shira: Oh, yeah?
Larxene: Ooh, yeaah...
Shira: Alright, then. I will come to you're party...
Larxene: Oooohh.... Goody-o-good!! I'll be waiting~~~! <d></d>
Shira: ....Hmm...

....Larxene's House
(18:00 P.M.)

Shira: (Sigh) Actually, I don't want to come, but... (looked around)
          : ! (looked at Roxas that sitting next to the tree in Larxene's house)
          : .... Roxas...? What is he doing there?? Hmm... Maybe I should ask him by myself... T_T;
Roxas: ...
Shira: (Go out from Larxene's house back door, walking all her way to Roxas)
          : .... Uh... Roxas..?
Roxas: .... Hm..?
Shira: Why are you here? .... Do you...
Roxas: Actually, I don't want to come, but... I can't refuse my friend's ivite's....
Shira: Hmm... I know you're feelings...
Roxas: Well, is you're reason is the same with me?
Shira: Uh!! Ummh... uuh... <how can="" i="" say="" this=""></how>
          : Uh... I... Y-yes...
Roxas: Why do you come..?
Shira: Hm... Yeah, well... (sit next before Roxas)  Larxene is my best friend...
          :I think... Larxene have prepared this party all by her self... So, I just can't refuse it...
Roxas: ... Hm.

Well, when the party is up, the sky is night clear... And so much stars appeared and shinnes brilliantly.
Roxas and Shira watched the stars in the sky...
(19:01 P.M.)

Shira: .... (looking to the night sky)
Roxas: .... (same as Shira's doing, close's his eyes)
Shira: Isn't today's sky is amazing...?
Roxas: .... Yeah...
            : I can feel it...
Shira: ? Feel what?
Roxas: ...Sora.
Shira: Hmm... Sora...
Roxas: Hm...
            : ....! (have a strange feeling, open his eyes)
Shira: (knowing Roxas open's his eyes suddenly) What's the matter, Roxas?
Roxas: What.... is this feeling.... I am feeling...?
            :It's.... warm....
Shira: ...?
Roxas: (thinking a while, and then getting closer to Shira, until their shoulders touches each other)
Shira: !! *blush* < H-huh??????? W-why is Roxas getting closer to me???!!>
          : < I-is this.... CLOSE-UP???!! No... that can't be....>
Roxas: .... Shira...
Shira: ... Hm....?
Roxas: I...
            : (kissing Shira)
Shira: ?????????!!!!!!!!! *'even more' blush*
          :< R-Roxas????!!!! W-why is he kissing me all the sudden???!!!>
Roxas: (finish kissing Shira)
            : ... Hh... Shira.. (smilling)
            : .... !!!!!!!!!!!!!?? *blush*
Shira: .... H-huh-----?
          : R-ro.... xas...
Roxas: .... Huh...?
Shira: (kissed Roxas back)
Roxas: !!!!!!!!!!!!!! *blush*
            : < S-shira...????!!!!>
Shira: Roxas... I.... like you... *blush*
Roxas: Hm... (smilling) I like you to.
            : Hey. Maybe we must go to Larxene' s party often.
Shira: Why?
Roxas: Because we liked each other by visiting Larxene's party, like now.
Shira: Oh, yeah. You're right.
          : So, even we don't want to come, but we got something important! Even we don't enjoy the party!
Roxas: Yeah!
Shira & Roxas: (laughing together)

Notes... Shira is really my fictional character, she never exist in Kingdom Hearts game.
Thx for reading, please comment :)

Lonely Way

Whenever you smile to me, I'll smile to you, whenever you talk to me, I'll respond you, whenever you sad, I'll cheer you, whenever you were happy, I'll happy too. That'll be our proofs as a friend. Maybe you'll be a male ar female, I don't care. But the point, you and I will be happy and will be together. You promise to me that you'll be my best friend, and promised me that you'll never leave me behind. But when there's someone else, you might be forgetting me, but that's okay. I don't mind. But if you broke your promise to me, there's 2 choice.. Give up or keep going forward alone. Maybe for me, I'll keep moving forward alone. I'll fight the enemies in my way alone, I'll walk alone, through the darkness. You can forget me, but I'll never forget you. You'll be always in my heart, I'll treasure you in this poor heart, and search for a new friend to fill my loneliness.

But thanks though, for being my friend. Really appreciate it. But this is the goodbye for us. I'll let you for your own good. Once again, thanks.

Lend Me Your Hand

Hey friend
Can you come here?
I'm confused
I'm useless
I'm weak
I'm nothing
But you are my friend, right?
Then will you lend your hand
Help me get up
Help me to be useful
Help me to be strong
Help me to be something
If you do this I promise
I will do the same
Everytime you got the same problem
Just like mine
I really owe you
Thanks.

Seta's Diary

Judul: Seta's Diary
Sumber: Bukan dri mana2, cuma iseng2
Bahasa: Inggris
Note: Utk semua org yg baca, silahkan dinikmati.. Mohon maaf utk hal2 yg tidak berkenan bagi anda sekalian... Sesuai dgn judulnya; Seta's Diary, yg akan ngomong adlh Seta sendiri.. Selamat membaca..

3/20 Tu 2012, Midnight
I still sleeping. But a few hours later.. I suddenly opened my eyes. "!" It was--!

Battlefield...? I was in the middle of battlefield. With my party..? We were battling a giant, powerful, and unknown Shadow.. But the hell--?! Our status is restarted!? We're back to level 1??!! "WTF's going on..?!" I'm think that by my self when battling. But because of our fuckingly bad status and the Shadow's powerful attacks, I and my party Knocked Out.

.......
All what I see is just darkness. With white and gray fogs.. But I'm kinda see the Velvet Room.. But it was all a blur. I closed my eyes once again. And a few hours again, I opened my eyes again...

I arrived at a mysterious forest.. Covered by fogs and bushes, like ordinary forest. But I feels something's weird.... So weird. When I get up, I saw a field that filled with skeletons!! "! The hell--!? What is this place? I see a field that filled with skeletons, and I'm feelings something really weird..." Then I found my party beaten with a deep slumber. I approaches Yosuke first. "Yosuke, buddy! Wake up-- Are you alright!?" Yosuke answer me, but with saying that Yosuke hates me (Seta) without taking any breath. "Huh? You hate me?? And why're you not taking any breath!?" .... After I ask that to Yosuke, he's not responding. Hm, maybe I can check the party's item left. Then I searches for my party's item left. I search for Yosuke's first. He's got 5x Balm Of Life(s). Then Chie. She got 5x Medical Kit(s). Yukiko, she got 6x Macca Leaf(s). And I decided to take all of Yosuke's Balm Of Life(s) and use it to the party, except me. "But I still confused about this 'not-taking-a-breath' thing.." Then something's responding me, "He's unconscious, but have been given an Eternal Breath." "What!? Who're you!?" The voice is gone, but I decided to search for the voice.

"Why're you searching for me?" The voice asks me. "Huh? Why am I searching for you? I wanna know the truth--What is this place really is, and who are you!" I answers that voice's question to me. And I continue my way to search the voice.

I almost exhausted, but finally I reaches the voice's location. But who's the voice? "Impressive. You found my location." "Show me your face! How a coward you are! Hiding your real self between these fogs!" The voice started to cast the fogs away and showed its face.. It's--

A Giant Pig!!?? The hell!? 'How ugly it is.. -_-"' "You dare to say me a coward?" I'm half-shaken, alright. But for the truth, I fought that thing. It was strong, same as the Shadow I fought before with my party.

On the half progress of the battle..
I've been dying first, but the Pig doesn't seemed to be injured. My Macca Leaf(s) is run out, and so to my Medical Kit(s). No choice, I run away to my party members to check that they're still okay. When running, that Pig chased me. The Pig's voice whispering to my ears.. 'You want to know some of the truths? Then I'll tell you somethin'. This is the Hollow Forest, where all the peoples die and collected here. You're friends were dead, but they've been given an Eternal Breath, just like what I say to you before, right? And I'm the guardian of this place, and everyone that survives from this forest, I'll never let 'em live more longer. Maybe there's a lot of dead peoples were delivered here. But this time, you were alive, and I will never let someone alive at this Forest!' So, that's why it wants to kill me.

Because of my condition, I can't take it anymore.. I've been knocked down for some time and the Pig's coming near and near to me. When the Pig's arrived at me, the party comes to my place. "Seta, partner!! You're alright!?" yell Yosuke to me. "Yosuke.. The others were save.. I'm--Glad---" And then Yukiko asks the same thing to me like Yosuke. "Seta-kun, I have some Macca Leaf(s) with me! I can give you some if you want!" "Yukiko-san.. No, you don't need to---" Chie yells too, "Seta-kun! Please let us battle with you!!" They're still trying to insist their selves to battle for me, but don't need to.. I don't want them to die, really die. And then I.. "No! Run! Just run!! It's for your own safety! Run, NOW!!" "But--How about you, partner!?" The Pig's trying to run toward me. "Yosuke-kun! Come on! We gotta run!!" "No! I'm not leaving him alone!!" As long I have some power, I pushed Yosuke back. And then that Pig killed me.

3/21 We 2012, Early Morning.
I wake up because of that nightmare. "The hell.. That's the most frightening nightmare in my life.. I'll never forget that." All of that dream, I still remember it, and as long as I remember that dream, I write it at my diary--This is the last entry I've been write at Inaba.

--End--

My Weirdest Dream Ever!!

ATTENTION! PLEASE READ THIS NOTE FIRST--
This is my own story, not a made up, and I still remember it correctly. If you wanna laugh, please don't let your stomach hurt. Thanks and enjoy this bullshit story!

First Dream..
Monday (random date and month), at my school.

My class were having computer class. We're working on our exercise that have been given by our computer teacher. Each computer has 2 persons, so I sit with my friend (I won't say his/her name, and I'm saying this 'his/her' thing because I want to prevent you, reader, to figure out who's my friend is. For the reader that don't know my friend just shut your mouths up and continue read this story). A few times later, someone's like knocking the class' door. Our teacher opens the door immediately and who's there?

Our teacher opens the door and who's there? JUSTIN BIEBER!!!? All the female students of my class screeches because they're surprised and Justin Bieber can speak Indonesian language properly (when they're screeching my ears almost hurt)!? He greets them using Indonesian language.

I'm really not surprised that Justin Bieber visited my school. All the JB girl fans were getting angry to me, and they're mumbling some bullshit to me.. And some of them yells to me, "Hey Vanessa How dare you ignoring Justin like that!! We won't forgive you!" I was still trying to ignore their bullshits, but my friend were trying to tell me that he really is Justin Bieber. I'm getting more angry, and I started to loose my anger..

They're still yelling me, and my rage's at the top. I started to stand and hit my computer's table. "Won't you guys shut the fuck up!? Who cares that Justin Bieber were visiting this school!? Well, I don't care any of that! Now will you guys leave me alone!? I wanna take some fresh air outside! Sheez.. You guys're really pissing me off..." I leave the computer class, leaving the girls that approaches Justin and leaves my friend there too.

Actually Justin were not happy about this too. "Who's that crap? How dare she ignoring me like a nut!?" Then one of the girls tell him to ditch me. Meanwhile at the corridor in front of the computer's class, I was so angry," Who the hell did they think they are!? Who cares about that stupid guy!? And why're they must yell me out like that!? Like they're never meet that bitch (Justin Bieber) in their damn-life (the fans of Justin Bieber's fans life)! *sighs* Shit.." I was able to cool off my head later on, and then I decided to apology to Justin.

I banged the computer class' door, and Justin's at the backside of the door! So he got a really serious accident--his head's bleeding because he's hitted by the door that I've been bangin'. The girls were panicked and approaches Justin and yelling at me (again), "Vanessa!! What the hell are you doing!!? You almost make Justin die!" "Yeah! You must be the ones that's responsible for this!" I think for awhile, and I get the idea. I run as fast as I can back to my class, and went back to the computer class. "Here," I opened my palm and there's some nuts. "... Huh!? What're you going to do with this!?" I answer, "Yeah ya know.. Of course for Justin!" What!?

All of the girls were staring at me with their angry faces. And I started to think of something (again).. Oh yeah! I forgot something! I ran back to my class and ran back again to the computer class. "Aha, this would do it!" Once again I opened my palm and there's some nuts and a little hair that colored like Justin's hair.

The girls are getting more angry to me. Because they're so angry, they wanted to kick my ass!! And they really do it though, but--

--When they're kicking my ass, I awake. That was so weird..


Umm... There's an error's going on here.. I actually want to tell you 2 of my dreams, but I don't have much time! Maybe I'll tell you later! Thanks for reading this bullshit! :D Really appreciate it

Selasa, 06 Desember 2011

New Day

Today's the most amazing day of my life! Well, what do you know? I've been addicted to technologies! And it's.... DS WIRELESS COMMUNICATION! Wooohooo~~! XD

Today's the second time my friend visit my house, and today's the first time I play with wireless communication with NDS! Oh my god :P

It's just so excited with this... Oh my holy damn XD

Oh well maybe that's all--

Hahaha so short, isn't it?

Sabtu, 03 Desember 2011

WHEN!!?

Okay, I've just browsing about my most favorite game ever--Pokemon and Soma Bringer.

Oh man, I just hope that Nintendo reads this, and I wanna say--

NINTENDO PLEASE RELEASE Soma Bringer IN ENGLISH!!

Argh God damned it! They don't even notices this game's coolness! Man...

It makes me wanna---Freak out, some kind of that.
I lov this game soo much, but such a bummer that this game is still in Japanese. Aw man...
I'm just hoping that this game will be noticed as world's best RPG game for NDS...

The characters rocks! I'm fall in love with one of those damnly cool character!! XD

Jumat, 02 Desember 2011

Nobodies vs. Their Real Selves

Cerita fanfic ttg KH, originally written by me, enjoy...

Ada juga di FB-ku sebagai catatan, jd comment di fb jg ya!


Cerita 'ni bermula dari Kota Twilight.

Disini ada 3 orang yang sangat akrab, mereka adalah Roxas, Axel dan Xion. Mereka selalu makan es krim bersama di puncak Menara Stasiun.

Suatu hari, Kota Twilight terlibat dengan sebuah peperangan. Kota ini tidak pernah menyiapkan suatu tentara atau sebagainya. Tapi beberapa orang pernah mendengar tentang sebuah kelompok yang bisa membantu kota Twilight untuk perang. Akhirnya salah satu orang dipilih untuk menemui Roxas, Axel, dan Xion. Mereka menemui gubernur Kota dan memutuskan untuk ikut bertarung.

Seminggu sebelum perang, trio ini berlatih untuk perang nanti. Roxas berlatih menggunakan Keyblade2nya (Oblivion dan Oathkeeper), Axel melatih api2nya, dan Xion melatih sihirnya. Tapi mereka tentunya istirahat setiap kali mereka selesai latihan. Sebenarnya, mereka deg2an. "Hey, menurut kalian,, apakah kita memenangkan perang nanti?" tanya Roxas kepada teman2nya. "Mungkin saja. Tapi kita sebaiknya lebih banyak berharap untuk bisa memenangkannya," jawab Xion. "Hey Roxas, tenang saja! Kita 'kan sudah latihan, pasti kita bisa. Ayolah--Demi Kota Twilight!" Semua langsung bersemangat setelah Axel mengatakan itu. Akhirnya hari minggu, hari sebelum pertempuran...

Mereka hanya latihan sebentar, dan langsung makan es krim bersama di puncak Menara Stasiun.

Hari minggu, hari sebelum perang.

Roxas, Axel dan Xion makan es krim lagi di puncak Menara Stasiun setelah mereka selesai latihan. Roxas yg paling deg2an. Tapi karena dingin dari es yang dimakannya membuat rasa deg2annya berkurang. Sejenak mereka terdiam karena kebingungan mencari topik untuk mengobrol, tapi kemudian Axel melihat ke matahari sore di kota itu. "Hey, apakah ini akan menjadi saat2 terakhir kita untuk hidup?" Semua terkaget oleh perkataan Axel. "Apa yang membuatmu berpikir seperti itu?" tanya Roxas. Xion menghibur semuanya. "Sudahlah, kita bicara tentang yg lain saja.. Daripada ngomong tentang kyk beginian, nanti malah gk konsen nanti pas perang! (yah ampun pake bhs gaul)" Mereka kemudian melanjutkan memakan es krimnya.

Malamnya..
Axel tidak bisa tidur, Xion biasa2 saja, dia sudah tidur. Roxas? Axel mengunjungi kamar Roxas dan tidak menemukannya di dalam kamar Roxas, tapi di luar. Axel memutuskan untuk menemui Roxas. "Hey Roxas, tidak bisa tidur?" Ya, Roxas juga tidak bisa tidur seperti Axel. "Aku kepikiran terus tentang perang besok.." Dia (Roxas) tidak yakin kalau mereka bisa memenangkan perang nanti.. Kalau kalah bisa2 terjadi sesuatu di Kota Twilight ini... "Hey, sudahlah. Xion benar. Tidak usah terlalu dipikirkan dan lebih banyak berharaplah kalau kita bisa menang," hibur Axel. Setelah Axel mengatakan ini, Roxas menjadi lebih yakin. Lalu mereka beranjak tidur.

Akhirnya hari perang tersebut telah tiba..

Perang ini adalah antara Pulau Destiny dengan Kota Twilight. Roxas, Axel dan Xion mulai pergi ke tempat yang dijanjikan untuk bertarung. Tapi ternyata mereka diberi waktu sebentar untuk mempersiapkan diri. Jadi trio itu mulai berlatih. Setelah waktu sebelum perang berakhir, trio itu mulai mempersiapkan senjata2 mereka. Oblivion dan Oathkeeper Roxas, Senjata Axel, dan Xion sudah siapkan sihir pilihannya. Akhirnya datanglah tentara dari Pulau Destiny itu.....

Roxas, Axel dan Xion sudah mulai deg2an dan bersiap. Datanglah mereka.. (Hehe tambah deg2an)

Ternyata yang datang hanyalah 2 orang. Bisa tebak? Mereka adalah Sora dan Riku. HANYA mereka. Trio Twilight kaget, tapi tidak meremehkan Duo Destiny itu (Sora dan Riku). 'Pastinya mereka yang paling kuat dari Pulau itu..' pikir Axel. Sora membawa Kingdom Key-nya, dan Riku membawa Soul Eater-nya. Riku berkata kepada Sora, "Hey, apa menurutmu mereka akan kalah?" dan Sora menjawab, "Aku gk tau dengan pasti, tapi kita lebih baik berharap agar mereka kalah!"

Dan.... PERTARUNGAN PUN DIMULAI!!


Sora dan Riku saja yang bertarung...?

Pertarungan segera dimulai, tapi ternyata ada ketentuannya.. (??) yaitu masing2 anggota harus memilih orang yg akan mereka lawan. Boleh 1 lawan 1, 2 lawan 1, dst. Dan..

Roxas dan Xion memilih Sora, dan Axel memilih Riku. Mereka melawan diri mereka masing2. Pertarungan pun benar2 dimulai!

Kelihatannya Xion hanya akan membantu Roxas untuk menyembuhkan luka2 Roxas.. Tapi Xion juga membantu Roxas menyerang. Sora tidak menyerah. Tapi anehnya, dia hanya menyerang Roxas, dan tidak menyerang Xion. Roxas mulai merasa agak aneh... Tapi dia tetap melanjutkan pertarungannya dengan Sora.

Axel dengan semangat melawan Riku. Mereka bisa saja mendapat hasil seri karena mereka berdua bisa menggunakan api. Riku menggunakan api kegelapannya. Kelihatannya Riku bisa memainkan Soul Eater-nya dengan handal dan hampir membuat Axel kewalahan, tapi Axel tidak menyerah. Dia mengeluarkan semua yang telah dia latih dalam latihannya. Tapi setiap luka mereka biarkan.

Kelihatannya lancar juga battlenya.. Sampai akhirnya--

Sora sekarat, Roxas dan Xion telah mendapatkan kesempatan mereka untuk membunuh Sora. Xion ingin2 saja membunuh Sora karena tadi dia (Sora) juga menyerang Roxas sangat keras sampai Roxas luka berat, tapi untungnya Xion bisa menyembuhkannya. Tapi Roxas? Dia seperti merasa kasihan.. "Kenapa..kamu tidak membunuhku..sekarang..? Cepatlah! Untuk kemenangan kalian...dalam duel kita ini..." kata Sora kepada Roxas dan Xion. "Ayo Roxas bunuh dia!" bisik Xion kepada Roxas. Sekarang Roxas bingung. Xion ingin sekali membunuh Sora, tapi Roxas merasa tidak mendapatkan apa2 jika Sora dikalahkan. Kalau Roxas tidak membunuh Sora, dia akan mengecewakan Xion... Akhirnya Roxas memutuskan-- "Aku tidak bisa membunuhmu, Sora.." kata Roxas kepada Sora, kemudian menggunakan 'Curaga' kepada Sora. "Aku.. Merasakan sesuatu di dalam diriku ini... Kalau aku membunuhmu, rasanya diriku akan lebih kosong lagi.... Lebih baik, kalau kita berdamai saja.. Itu yang kurasakan," kata Roxas.. Xion terharu karena ucapan Roxas itu.


Roxas memutuskan untuk tidak membunuh Sora dlm pertempuran antara Pulau Destiny dgn Kota Twilight.

Xion yg mendengar keputusan Roxas yg bijak itu terharu dan mulai menyadari kalau pikirannya tidak bisa dikontrol setiap kali dia melihat Roxas diperlakukan dengan cara yang tidak adil. Dia sedikit menyesal. Xion meminta maaf kepada Sora karena dia (Xion) sebenarnya ingin Sora dibunuh oleh Roxas. Tentu saja Sora memaafkannya. Akhirnya mereka berdamai. Tapi bagaimana dgn Riku dan Axel?

Pertarungan antara Riku dan Axel masih berlanjut. Mereka berdua sudah sekarat tapi sepertinya mereka tidak menghiraukan keadaan mereka. Mereka terus menyerang dan menyerang walaupun kondisi mereka sudah tidak memungkinkan untuk bertarung. Mereka kelihatannya memandang satu sama lain dengan pandangan yg kejam dan kosong.. Apa mereka benar2 ingin bertarung sampai mati!?

"Axel! Sudah cukup---" teriak Roxas kepada Axel. Axel tidak mendengar. "Riku.. Sudah selesai. Pertarungan sudah selesai Riku!" Sora melakukan hal yg sama seperti Roxas kepada Riku. Riku jg tidak mendengarnya. Sora berlari menuju Riku untuk menghentikannya. Tapi saat dia di dekat Riku, Riku menyerang Sora. Refleks, Sora menghindarinya. Tapi Sora terkejut. "Jangan ganggu aku. Ini pertarunganku sendiri, dan aku harus mengalahkannya.." Kata Riku kepada Sora. Sora makin terkejut. Apa yang terjadi kepada Riku? Apakah hal yang sama terjadi kepada Axel? Roxas mencoba mendekati Axel, dan Axel melakukan hal yang sama dengan Riku. "Pergilah. Biarkan aku.. Hari ini, dia harus MATI dan harus dibunuh oleh tangan ku sendiri," kata Axel kepada Roxas.

Sebenarnya apa yang terjadi dgn Riku dan Axel?

Mereka melanjutkan pertarungan dengan luka2 yg telah diterima saat pertarungan sebelumnya. Rasa semangat Axel di awal pertarungan berubah menjadi rasa benci yang hebat kepada Riku. Sedangkan Riku sangat serius dalam bertarung, dan dia telah menemukan motto baru: Semua musuh yang dia (Riku) lawan harus MATI. Dengan cara apapun dia harus membunuh musuhnya. Inilah yang membuat Riku ingin Axel terbunuh. Roxas dan Sora tidak tahu apa yang hrs mereka lakukan untuk menghentikan Riku dan Axel. Xion juga tidak bisa berbuat apa2.

Pertarungan antara Riku dan Axel masih berlanjut, dan Roxas dan Sora tidak tahu harus berbuat apa. Riku menyerang Axel, Axel bertahan. Axel menyerang dengan apinya, ditangkis dengan api kegelapan Riku. Yang unggul saat ini adalah Riku, sedangkan Axel hampir menyerah. Tapi dia tidak mau menarik kembali kata2nya yg telah dia ucapkan ke Roxas bahwa dia akan membunuh Riku. Roxas melihat keadaan Axel dari kejauhan. "Axel.. Padahal dia sudah tidak mungkin bisa melanjutkan pertarungan... Sora, apa kau bisa menghentikan Riku!?" Sora hanya diam. "Tidak bisa, tauk.. Tdi barusan aku usaha berhentiin Riku jg.. Lupa yah? Yg bisa kita lakukan sekarang hanyalah menonton. Kalau kamu NEKAT mau lawan Riku, siaplah menghadapi ajalmu," kata Sora. Roxas tidak mau Axel mati. Akhirnya Roxas memikirkan cara untuk menghentikan Riku. Dan terpikirlah sesuatu..

Roxas berhasil memikirkan suatu rencana untuk menghentikan pertarungan Axel dan Riku. Di memberitahunya kepada Xion. "Xion.. Aku sudah tau cara menghentikan pertarungan mereka. Begini: Nanti aku yg akan menghadapi Riku. Sebelum aku mulai menyerang, ambil Axel kesini dan sembuhkan dia. Ini demi.. Persahabatan kita," kata Roxas. "Apa!? Roxas, kau lupa dengan apa yg Sora katakan tadi!?" "Aku tahu, tapi aku 'kan sudah bilang--Ini demi persahabatan kita bertiga. Mungkin aku akan mati, tapi setidaknya Axel selamat dan dia bisa menjagamu.. Baiklah, jalankan rencananya!" Roxas langsung menghadapi Riku dan melindungi Axel.

Apa yg akan terjadi selanjutnya?

Roxas memutuskan untuk menghadapi Riku demi menolong Axel, sahabatnya.

Axel sudah sekarat dan tidak bisa melanjutkan pertarungan, tapi Riku mendesak dia untuk bertarung melawan dia. Roxas tidak bisa membiarkan ini, jd dia memikirkan suatu rencana untuk menyelamatkan Axel, yaitu dengan menghadapi Riku dan meminta Xion menyembuhkan Axel.

Axel akhirnya dilindungi oleh Roxas, dan dia kaget. "H-Hey, Roxas!? Apa yang kau--lakukan!?" Roxas tidak menjawab dan meminta Xion untuk menyelamatkan Axel. Saat Axel mau dibantu bangun oleh Xion, "Ayo Axel, sini.. Biar ku sembuhkan luka2mu," kata Xion kepada Axel. Axel memberontak. Dia tidak mau membiarkan Roxas melawan Riku. Axel membujuk Roxas untuk tidak melawan Riku. Tapi.. "Axel! Sudahlah, aku sudah meyakinkan diriku untuk melakukan ini demi persahabatan kita. Kamu tidak usah menolongku, kamu terluka. Dan beberapa anggota tubuhmu membutuhkan waktu untuk sembuh total. Kau istirahat saja, biarkan aku yg menyelesaikan pertarungan ini!!" Kata Roxas. Dia langsung menyiapkan kedua keyblade-nya-Oathkeeper dan Oblivion-dan mulai menyerang Riku. "Jd kau mau nekat melawanku? Hmph, kalau begitu coba kalahkan aku!!" Riku juga menyambar Roxas.

Untungnya Roxas mempunyai pola bertarung yang agresif, sehingga dia (Roxas) lebih unggul dalam pertarungan ini. Riku tidak menyerah. Dia menggunakan semua taktik bertarung terbaiknya tapi hampir semua taktiknya gagal. Sora yang menonton pertarungan mereka itu terkesan. Roxas mungkin sudah terluka, tapi dia bisa menggunakan Curaga, sedangkan Riku tidak bisa, elixir-nya sudah habis untuk pertarungannya yg sebelumnya. Akhirnya Riku terpojok. Inilah kesempatan Roxas untuk membunuh Riku. "Aku..masih bisa..." kata Riku. "Tidak Riku, kamu sudah tidak bisa melanjutkannya lagi. Riku.. Aku merasakan aura kegelapanmu kambuh lagi. Baiklah, kuberi kesempatan kepadamu untuk membunuhku," kata Roxas sambil memberikan 'Cure' kepada Riku. Roxas menjatuhkan keyblade2nya dan menutup mata sambil menunggu Riku membunuhnya. "... Hahaha.. Kau bodoh sekali, SEKARANG MATILAH!!"

*BLOCKED*

.....
Apa yang terjadi dengan Roxas?

Roxas memberikan dirinya kpd Riku utk dibunuh. Tapi--!?

.....
Roxas masih menutup matanya, dan masih merasakan kalau dia masih hidup... Tp knp? Pdhl dia memberikan dirinya utk dibunuh. Roxas ingin mencari tahu ttg itu, dan dengan pelan dia membuka matanya. Ternyata....

!?
Ada Sora didepannya? Sepertinya Roxas tidak dibunuh.. Malah serangan Riku di terima oleh Sora. Sora terluka berat dan menanyakan kepada Roxas apakah dia (Roxas) tidak apa-apa. "Sora, apa yang kau lakukan!? Harusnya aku yang dibunuh, tapi kenapa kamu--??!" Sora menjawab: "Aku..tidak mau kamu terbunuh.. Aku paham perasaan Axel. Tpi mungkin bukan sahabatmu, tapi.. Aku tidak akan merasa lengkap kalau kamu mati..Aku bukan apa-apa kalau kamu tidak ada, jadi..." Roxas merenungkan kata2 Sora itu kepada dirinya. Sementara Riku--Yang menyerang Roxas tapi diblock oleh Sora--langsung sadar kalau dia sudah melukai temannya dengan parah. Aura kegelapannya meredup, dan Riku mulai sadarkan diri. Dia langsung menolong Sora, tapi parahnya, Soul Eater Riku masih menancap di dada Sora (Ooooooh paraah maksudnya sadis ^^") "S-Sora!? Apa yang terjadi dgnmu!? Apa yg terjadi dgnku!!??" Sora tidak bisa menjawab karena dia sudah sekarat, tapi Roxas yang menjawab: "Kamu tidak bisa mengkontrol dirimu dan kamu mau membunuhku. Aku yg memberikan diriku utk di bunuh, tp Sora menyelamatkanku dgn menerima seranganmu itu, dan inilah jdnya," kata Roxas. Riku sangat menyesal atas yg telah dia lakukan kepada Sora. Soul Eater Riku sudah dilepaskan dari diri Sora, tapi dia (Sora) keadaannya sudah kritis, jd tidak lama kemudian Sora bisa mati, jd Roxas langsung bertindak cepat. "Xion! Ayo bantu aku menggunakan 'Curaga' kepada Sora," seru Roxas kepada Xion. Xion langsung ikut membantu.

Mungkin saya tidak akan menceritakan cerita ini sampai selesai, tapi inti terakhir dri cerita ini: Pulau Destiny dan Kota Twilight menjalin hubungan yang baik dan tidak akan diadakan lg pertarungan utk Kota Twilight.

Yupss! Selesaii~~ Begitulah, akhirnya mereka damai! #whoohoo Gmn? Bagus gk? Comment ya ^_^ Thx for reading!!

Kata Pengantar

Hi guys~~

Welcome to my blog!
(mumpung Indonesian) Kalian boleh tulis fanfics buatan kalian sendiri disini! Kita comment dan berkomunikasi bersama!

Huh--Sepi deh...

Eh, tau gk fanfics apaan?
Yaa jd cerita tulisan sendiri, berdsrkan karakter2 dri game ato anime favorite kalian!

Oh iya, gk cuma fanfics, kalian juga bisa upload gambar-gambar kesini biar gk sepi juga!

Ok, mungkin itu aja... Tenang! Nnti aku juga bakalan nulis fanfic!

Who knows, fanficsnya bakal bhs inggris ato bhs indo...


ok, akhir kata ENJOY!! XD

Total Visitors